Tantangan Kepemimpinan Baru

Oleh : Arius Kambu[i]

Tantangan kepemimpinan baru dalam David T Kyle, 2004, menjelaskan bahwa bila anda ingin berada di depan dari gelombang dan tetap berada di sana, anda harus mengerti bahwa dewasa ini kekuatan tidak sama dengan kekuatan dua puluh tahun yang lalu, catatan ini inggin menimbun kekuatan ? ingin terlihat memiliki kekuatan? Lupakan garis-garis kecil dan ruang kerja besar disudut organisasi. Dalam penjalasan ini menjelaskan pada anda cara mengkolaborasikan kepemimpinan masa lalu dengan masa sekarang dalam menggunakan kekutan sebagai seorang pemimpin.

Menurut penelitian Stephen Covey dan juga penelitian Warren Bennis yang ditulis kembali oleh David T Kyle, 2004 menjelaskan pada kita tentang karakteristik dan tingkah laku yang mendukung “apa” dan “bagaimana”  dari kepemimpinan. Sementara hasil penelitian berusaha untuk menjelaskan kekurangan kepemimpinan secara umum yang ditunjukkan oleh kita dewasa ini  dan kebutuhan kita yang mendesak akan kepemimpinan yang kreatif dan efektif. Sementara itu dalam penelitian tersebut juga memberikan beberapa rekomnedasi dalam pengembangan kepemimpinan melalui pelatihan-pelatihan kepemimpinan dan pendidikan kepemimpinan di sekolah-sekolah. Sementara itu dari penelitian ini juga memberikan pemahaman praktis mengenai perlunya didorong individual dan organisasi untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan.

Selanjutnya anda dituntun untuk membaca tradisi psikologis, spiritual dan sosial sejarah dari  Robert Moore dalam bukunya King, Warrior, Magician, lover, karya James Hillman berjudul The Soul’s Code, serta karya Williamj Strauss dan Neil Howe berjudul The Fourth Turning : An American Prophecy yang di tulis kembali dalam bukunya David T Kyle, 2004 The Four Power Of Leadership menjelaskan bahwa semakin tinggi tuntutan akan pemikiran baru generasi baby-boomers yang menjelaskan tentang banyak orang yang lair di tahun 1960-an dan 1970-an yang sekarang menduduki posisi kepemimpinan diseluruh budaya kita. Ini adalah kelompok orang yang lapar untuk lebih mendalami, lebih memahami dan lebih mengerti dalam perjuangan pribadi mereka dengan tantangan kepemimpinan dan kekuatan. Generasi generasi tersebut ini belajar mengenai cara mengintegrasikan kepemimpinan dalam era hidup pribadi yang seimbang dan cara menerapkan struktur nilai pribadi dengan tuntutan perubahan organisasi yang tidak sesuai dengan sistem nilai pribadi yang telah tumbuh dan berkembang dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam catatan ini menjelaskan tentang peluang dalam pekerjaan anda untuk tumbuh memegang kepamimpinan dalam mengelola kehidupan pribadi yang seimbang dan juga mampu menerapkan struktur nilai pribadi yang jalankan sesuai dengan tuntutan yang merupakan titik fokus dewasa ini.  Hal ini juga dapat memberikan pengertian pada Anda untuk dapat maju dalam pekerjaan Anda dan juga menjelaskan pada Anda tentang mengelola dan memimpin.

Sejalan dengan itu  David T Kyle, 2004 dalam tulisanya menjelaskan dalam era modern ini banyak perusahaan besar mengeluarkan uang jutaan dolar untuk pelatihan manajemenj dan kepemimpinan. Hal ini menjelaskan kepada Anda bahwa kepemimpinan memerlukan tindakan lebih banyak dibandingkan membaca buku teks atau menghadiri seminar.

Untuk memahami kepemimpinan kita dituntut untuk memahami kepemimpinan positif dan negatif dari sebuah kekuatan yang dilakukan seorang pemimpin dari dalam dirinya sendiri maupun yang diinspirasikan dari tokoh-tokoh tertentu. Untuk mengingatkan kembali mengenai berbagai kondisi yang memerlukan kepemimpinan juga menantang kita untuk belajar bagaimana cara memelihara kepastian kepemimpinan agar kita tegar dalam menghadapi berbagai macam masalah yang timbul di masyarakat.

KRISIS KEPEMIMPINAN

Dewasa ini, krisis kepemimpinan paling jelas terungkap dari sisi gelap kepemimpinan itu sendiri. Hal ini dapat dijelaskan dengan adanya manipulasi orang dengan menyebarkan kebohongan melalui media dan melalui kendali system politik dan politik ekonomi merupakan mainan yang empuk dari permainan kepemimpinan sementara dilupakan bahwa kepemimpinan merupakan sebuah kebutuhan yang diperlukan dalam menghadapi tantangan luas biasa dari abad kedua puluh satu. David T Kyle, 2004 menjelaskan empat factor yang menyebabkan krisis kepemimpinan diantaranya : 1). Penyalahgunaan Kekuatan Kepemimpinan; 2). Kepemimpian dengan orientasi Uang; 3). Kepemimpinan Global; 4). Kepemimpinan uang di luar jangkauan hokum; 5). Kebutuhan pemimpinan baru; 6). Krisis di persimpangan jalan.

 Penyalahgunaan Kekuatan Kepemimpinan

Dalam memahami kepemimpinan seseorang harus lebih dahulu menjajaki bagaimana pemimpin menggunakan kekuatan, manipulasi, dan kendali. Situasi dunia dan masalah kepemimpinan berkaitan pada penggunaan dan penyalahgunaan kekuatan. Menggunakan dan menyalahgunakan kekuatan mulai di dalam diri pria atau wanita. Semua individual membawa, di dalam dirinya, ketegangan antara struktur ego sadar mengenai nilai-nilai, moralitas, dan etika, yang menjadi pedoman tingkah laku mereka, dan bagian sifat buruk bahwa sadar dari diri mereka sendiri, yang diproyeksikan kepada orang lain. Hal-hal gelap negative yang dirasakan seseorang dalam diri orang lain mewakili jaringan kusut kekuatan kompleks, desakan bakat, dan kecenderungan merusak yang ditekan seseorang agar dapat bertanggung jawab atas nilai-nilai moralitas, dan etika yang membimbing masyarakat. Kedua kekuatan ini sadar dan bawah sadar, positif dan negative bekerja dalam pikiran dan hati seseorang, dalam hubungan seseorang, dan dalam pendirian kekuatan yang disandang seseorang dalam dunia kerja lewat dan aktivitas lain.

Robert Moore seorang psikologi dan seorang analis yang mengikuti ajaran Jung menjelaskan bahwa krisis terletak dalam cara individual mengekspresikan atau menekan kekuatan yang sudah tak bias terpisahkan dalam pikiran dan jiwa mereka. Moore juga menjelaskan dari posisi antropologis lintas budaya, agama, dan psikologi yang gagal dilaksanakan masyarakat dewasa ini adalah menginisasikan orang dalam upacara resmi menggunakan kekuatan positif yang sehat dalam peran kepemimpinan mereka. Pandangan Moore juga masih menjelaskan bahwa dalam beberapa generasi yang lalu dalam budaya barat, karakteristik positif mengenai maskulitas dalam diri pria dan wanita secara terus menerus menderita luka emosional sejak dari awal masa kanak-kanak.

Joseph Campbell, dalam bukunya Myths to Live By yang ditulis kemabali oleh  David T Kyle menjelaskan bahwa dunia monokultur materialism memfokuskan kepemimpinan ke jalan buntu dari kesempitan ekonomi. Campbel menyatakan bahwa kekuatan bisnis dan keuangan mendominasi dorongan yang mencapai tujuan dan cara dalam hidup individual dan kolektif kita.  Kesempitan ekonomi ini menggantikan kreativitas dan ekspresi spiritual yang lebih dalam, lebih kaya, dan lebih dewasa dalam hubungan pribadi kita dan dalam masyarakat kita. Saran yang diberikan Campbell menggenai dominasi ekonomi ini dalam dunia kita dewasa ini adalah seseorang dapat menentukan dapat menentukan nilai-nilai dan focus utama dari suatu budaya dengan ketinggian gedung-gedung yang menghiasi kota kecil atau kota besar. Sementara itu Campbell juga menjelaskan kepada kita bahwa selama ribuan tahun, nilai-nilai agama mendominasi pusat psikis dan pusat geografis dari kota kecil atau kota besar, dinyatakan dengan adanya kuil atau gereja dan masjid yang pada umumnya merupakan bangunan paling besar dan paling tinggi yang menjelaskan pada kita tentang kehidupan pribadi dan kehidupan bermasyarakat diarahkan dalam focus agama ini. Politik, hokum, ekonomi, dan usaha sungguh-sungguh yang dilaksanakan artistic semuanya ditentukan oleh kepemimpinan dan kekuatan agama.

Kepemimpinan Dengan Orientasi Uang

Dalam era kepemimpinan saat ini kepemimpinan politik dari pemerintahan yang menentukan arah pembangunan, melainkan pemimpin keuangan dan perbangkan yang mengendalikan organisasi bisnis multinasional dan mempengaruhi kebijakan ekonomi internasional. Para pemimpin ini bertemu di forum-forum internasional yang merupakan tempat pertemuan pemimpin-pemimpin dunia, menetapkan nilai-nilai mata uang, memanipulasi industry dan pasar dunia serta menyediakan dana talanggan untuk setiap Negara yang membutuhkan. Model ini menjelaskan pada kita bahwa Negara-negara yang diwakili dengan keputusan keuangan mereka membawa konsekuensi politik, militer dan ekologi. Misalnya usaha untuk tetap bertahan hidup dan peluang ekonomi merupakan penyebab munculnya bentuk politik baru dalam “Eropa Serikat”, atau menggunakan nama sebenarnya Uni Ekonomi Eropa. Dari serikat “Pasar Bersama”, batas-batas politik dan budaya dihapuskan untuk member jalan pada mata uang bersama dan kekuatan ekonomi bersama yang menantang dominasi ekonomi Amerika Serikat selama empat puluh tahun terakhir dan Jepang selama lima belas tahun terakhir. Penetapan persekutuan politik Uni Eropa dapat menjelaskan bahwa persekutuan politik dan restrukturisari Eropa Timur dan Barat   yang diharapkan dapat mengubah keseimbangan kekuatan ekonomi dan politik diseluruh dunia. Dalam perkembangan Eropa Timur dan Barat ada issu yang masih sanggat menarik untuk dipelajari adalah restrukturisasi politik, kegagalan dokmatisme dari komunisme  dan ekonominya mengubah Uni Soviet dan Eropa Timur meninggalkan ekonomi yang berorientasi pada produksi dan berbalik kea rah ekonomi yang digerakkan pasar dari barat. Pada gilirannya, gerakan keekonomi pasar menciptakan perubahan fundamental dalam struktur politik dan social Eropa Timur.

Pemimpin Uni Soviet, Mikhail Gorbachev membalik tujuh puluh tahun Marxisme ketika dia berkata “Kita adalah kekuatan super secara militer dan kekuatan ketiga di dunia secara ekonomi.” Sementara dalam efek domino yang menyebar dengan kecepatan diluar dugaan dengan runtuhnya tembok berlin (menyatukan jerman barat dan jerman timur = jerman) ke Negara demi Negara bangsa-bangsa Blok Eropa Timur membuka system politik dan social mereka dan cepat menjadi mereka. Resiko-resiko dari keputusan-keputusan yang diambil menjelaskan pada kita bahwa factor ekonomi yang menentukan perubahan tidak hanya struktur ekonomi dan juga jalan hidup bangsa.

Gorbachev memberikan suatu pelajaran yang berarti kepada kita bahwa Uni Soviet yang hebat itu telah menjadi kerangka ekonomi yang kosong yang akhirnya menjadi bangkrut dan terhapus. Sementara itu staf yang bertanggung jawab kepada  Gorbachev menyatakan bahwa perubahan dari ekonomi atas perintah menjadi ekonomi pasar akan memerlukan satu generasi. Tetapi nasib Gorbachev secara tiba-tiba berubah dan kudeta yang terjadi di Uni Soviet di tahun 1990 memadamkan peluang perubahan perlahan-lahan evolusioner yang dibayangkan Gorbachev.

 Pelayanan Kepemimpinan Global

Kepemimpinan ekonomi yang tidak mempertimbangkan masa depan dari perusanaan-perusahaan berskala dunia yang bergerak dalam perusahaan kayu, pabrik chip, perusahaan minyak berskala dunia dan perusahaan sejenisnya yang memberikan alas an rasionalisasi kerusakan dasar manusiawi, nilai-nilai moral dan spiritual kepemimpinan yang tidak membuka wawasan ini menjauhkan dari tantangan politik, ekonomi dan demokratis yang sulit di tempat-tempat seperti amerika latin. Pandangan yang tidak memikirkan masa depan dan rasionalisasi ini melindungi investasi lintas Negara, yang menyebabkan sumber daya manusia dan alam di Negara berkembang dirampok. Kebebasan menetapkan sendiri dan identitas budaya, agama, dan politik rakyat dari Negara-negara ini dilucuti ketika ekonomi barat menawarkan perkerjaan dan pinjaman kepada Negara dunia ketika untuk memperoleh sumber daya dan tenaga kerja yang murah. Sementara itu pemimpin dunia pertama memberikan rasionalisasi bahwa, sebagian imbalan dari  pekerjaan dan pimjaman IMF yang diberikan kepada Negara dunia ketiga dengan perjanian akan mengambil habis sumber daya alam dan membangun industry dengan mempekerjakan semakin banyak masyarakat pribumi dan juga menciptakan peluang untuk menjadi konsumen produk-produk yang dihasilkan industry tersebut. Model penguasaan sumber daya ini juga dapat dilihat dari banyak uang yang diberikan cukup besar kepada pemimpin-pemimpin sehingga negara-negara maju mudah membuka jalan dan mendirikan industry.

Dengan perusahaan lintas negara bekerja secara sungguh-sungguh dalam menyediakan pasokan barang konsumsi secara konstan untuk dibeli dan dorongan penyediaan barang yang semakin lama-semakin banyak yang melukai dan atau mematikan produk-produk pribumi yang menyebabkan negara dunia ketiga dicap sebagai masyarakat komsumtif yang menjadikan konsumsi sebagai sebuah cita-cita. Pemenuhan kebutunan pribadi 80 persen meningkatkan produk domestik bruto. Model konsumsi paling mutakhir, komputer paling baru, layar TV paling lebar, mobil model baru semuanya menekan masyarakat untuk membeli secara konstan benda-benda yang sebenarnya tidak diperlukan. Kegagalan sebagai besar pemimpin adalah bahwa mereka tidak membantu menghadapi masalah fundamental ini dan, lebih penting lagi tidak menggunakan visi kreatif dan penuh pertimbangan untuk menentukan jalan keluar dari jalan buntuk budaya konsumtif ini.

Pemimpin Uang Di Luar Jangkauan Hukum

Keuangan merupakan sebuah alat penawaran yang paling ampuh dalam menentukan kepemimpinan seseorang dan keuangan juga sudah memporak-poranda sendi-sendi kehidupan di planet ini yang membuat kita tidak usah cocok dalam sistem politik, sosial dan agama yang perlu diterima. Di seluruh dunia terdap konflik system pengadilan dan mafia peradilan. Kekuatan-kekuatan ekonomi illegal dari gembong obat terlarang dan system komunikasi dan system transportasi yang mempunyai pengaruh dan kendali yang dilaksanakan dengan cara menggunakan kekuatan beberapa milyar dolar untuk membelokkan kasus atas kepentingan ekonomi penguasa tertentu. Kekuatan ekonomi yang mengendalikan kekuatan mafia ini yang menambahkan mafia lain dalam dunia persaingan kepemimpinan keuangan. Industry-insdustri farmasi, tembakau serta alcohol menghasilkan laba paling besar dan paling kuat serta membunuh lebih banyak orang ketimbang semua obat-obat illegal. Bahkan kerusakan akibat kecanduan heroin belum dapat dibandingkan pada dampak luas dan merusak dari obat-obat legal pada kesehatan dan kesejahteraan dari sebagian besar populasi dunia. Alkohol, misalnya adalah pembunuh manusia nomor wahit di dunia. Tembakau menimbulkan kecanduan yang jauh lebih parah ketimbang obat-obat terlarang manapun dan telah terbukti menyebabkan berbagai kanker yang fatal. Walaupun semua tekanan untuk memperoleh penggantian keuangan dari perusahaan tembakau, namun pemerintah bukannya menghentikan perusahaan tembakau, membantu mereka mengeksport produk mematikan ini kenegara-negara sedang berkembang tempat pasar terbuka lebar untuk membeli rokok impor.


[i] Staff Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Uncen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: